Now Playing Tracks

Sebuah aliran air di tanah tidak akan pernah merasa lemah dan rendah jika ia ingat seberapa tinggi ia berasal. Aliran air itu menjadi lemah jika ia lupa bahwa ia pernah berada di sebuah tempat yang tinggi, lalu jatuh dengan berani dan gagah. Seharusnya ia tahu ia akan menguap lagi, lalu berada di tempat yang tinggi kembali, kemudian jatuh lagi dengan berani, begitu seterusnya.
Ia selalu akan ingat, bahwa ia diciptakan untuk menjadi tinggi dan tangguh melewati apapun.
ladyinthehood

Alasan untuk Tidak Takut Sekarang

Jika aku berkata bahwa saat ini aku sama sekali tidak merasa takut, itu bohong. Ya, aku takut. Aku takut hingga mampu membuatku untuk meringis kesakitan dan menangis tersedu-sedu. Aku takut masa-masa kesendirian dan depresi itu kembali terulang. Ya, aku takut, sangat takut dengan masa-masa kegelapan itu. Perasaan tersia-siakan, kehilangan, tersingkirkan. Aku benci semua itu dan hal-hal semacam itulah yang selalu kuhindari.

Namun setidaknya saat ini berbeda dibandingkan dulu. InsyaAllah, dengan izin-Nya aku tidak akan mengulangi masa-masa itu. Tidak mau dan tidak akan.

*) Sebab saat ini aku telah menemukan tujuan terpenting yang ingin dicapai dalam hidupku. Jika hidupku saat ini adalah sebuah bola kristal. Maka aku tahu bahwa aku tidak akan selamanya terperangkap di sini. Suatu hari aku akan keluar dan menuju pada kehidupan yang sebenarnya.

image

Atau, jika hidupku saat ini adalah kepompong, maka aku hanya sedang ‘dimatangkan’ di sini, dari larva menjadi imago. Tuhan tidak menciptakan beberapa serangga dengan metamorfosis sempurna sebagai larva. Larva (ulat) dan pupa (kepompong) hanya bentuk sementara untuk mempersiapkannya menjadi individu dewasa yang utuh (imago) yaitu serangga dewasa.

Bukankah kerumitan itu yang menjadi alasan ia dikatakan metamorfosis (perubahan) yang sempurna? Sedangkan serangga dengan bentuk awal dan dewasa yang sama dikatakan mengalami metamorfosis (perubahan) yang tidak sempurna? Bukankah perubahan yang membuat alam ini menjadi begitu dinamis dan… indah?

Read More

Hasil iseng-iseng nge-search gambar-gambar bagus di google… Entah kenapa hati langsung terasa adem ketika melihat gambar ini dan pikiran langsung berimajinasi seandainya diri ini benar-benar ada di sana… :’)

faldomaldini:

Saya dalam proses membuat buku yang berisi cerita tentang kejadian-kejadian hidup yang saya alami hingga selesai menempuh studi sarjana.

Kejadian-kejadian yang merupakan pembelajaran itu, saya coba kumpulkan, merangkainya dalam sebuah cerita yang semoga mampu menggerakkan.

Sebuah buku yang bukan tentang kesempurnaan, tetapi tentang semangat untuk terus lakukan perjuangan.

Mohon do’anya ya, Kawan :)

@faldomaldini saya setuju sekali dengan kata-kata pada gambar di atas…

Dan sepertinya setiap dari kita memang perlu membuat <minimal> satu buku tentang kehidupan kita masing-masing sebagai langkah “mengawetkan diri sekaligus kenangan-kenangan yang terkandung di dalamnya” dengan harapan ia akan terus ‘hidup’ dan menceritakan tentang kita <minimal> kepada anak-cucu kita. Yah sekalipun nanti raga kita telah tiada….

:’)

Dia Mengatakan Kepadaku

Dia mengatakan kepadaku untuk tidak takut pada apapun kecuali kehilangan Tuhan dan gagal membahagiakan orangtua.

Kata-katanya itu begitu lekat dalam ingatanku. Entah kenapa segala ketakutanku seolah lenyap sejenak ketika mengingat kata-katanya.

Segala yang kualami selama ini mungkin seharusnya tidak akan pernah terjadi jika aku berhasil mengalahkan ketakutan-ketakutanku.

Ketakutanku adalah musuh terbesarku.

Ketakutanku membelengguku.

Ketakutanku menghambatku untuk maju.

Ketakutanku membuatku merasa seolah-olah dunia ini kiamat jika orang-orang di sekitarku saat ini tidak membutuhkanku.

Ketakutanku menghalangi pandanganku akan “kebenaran di balik tirai” bahwa di luar sana sebenarnya banyak yang membutuhkan kehadiranku.

Di sana tidak ada “rasa takut tidak dibutuhkan” atau “rasa cemas akan dikesampingkan”.

Ketakutan-ketakutan ini hanya membuatku sibuk dengan diri sendiri dan lupa bahwa pada hakikatnya setiap “satu kehidupan” tidak ada yang sia-sia. Setiap “satu kehidupan” diciptakan untuk memberikan manfaat bagi “kehidupan-kehidupan” yang lain.

Read More

We make Tumblr themes